Ketika Rosita dan Trio Merahnya Pecah di Bali

“Badan aku lemes semua, keleyengan, mana hari Jumat udah berangkat ke Bali,” tulis Ita Rosita dalam laman facebooknya, (19/05). Ita Rosita adalah karyawan sebuah communication agency di Jakarta bernama BMICG Indonesia. Jobdesknya frontdesk. Dia mengaku stress, merasa pusing, mules, keleyengan, dan semua rasa yang gak enak yang pernah dia rasakan. Pasalnya, sebagai salah satu kandidat best employee di kantornya, dia harus membuat sebuah proposal project dan mempresentasikan di hadapan semua karyawan saat outing kantor di Bali, (22-23/05).

Selain Ita yang merupakan wakil dari General Affair (GA), ada 4 kandidat Best Employee lainnya dari masing-masing business unit di BMICG. Akhmad Theoreza dari Imogen (PR), Arie Ika Setyorini dari Impact (Media Buying), Ahmad Abdul Azis dari Radiolab (Radio Buying), dan Astari Nindya Poetri dari Manifesto (Digital). Keempat kandidat lainnya adalah para consultant atau media strategist yang sudah terbiasa berkutat dengan proposal project dan presentasi. Namun hanya akan terpilih satu proposal terbaik yang akan mendapatkan Yunika Award, sebuah penghargaan bergengsi untuk Best of The Best Employee BMICG tahun ini. Tak hanya piagam, tapi sang juara juga mendapatkan Passion Fund senilai Rp10 juta.

“Aku setres nih, keringet dingin, mana udah ngapalin slide per slide eh dirubah-rubah lagi sama juri pembimbing urutan slidenya karena katanya biar cakep, jadi aku lupa lagi deh,” seru Ita saat turun dari pesawat di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali (22/5). Gimana dia gak setres, sehari-hari hanya berhadapan dengan telepon, sekarang harus mengerti powerpoint, ngomong di depan publik, meyakinkan para juri yang kritis dan notabene semua Head of Business Unit di BMICG.

Agenda pertama outing adalah presentasi para kandidat. Ita dapat giliran kedua. Begitu maju di depan, mukanya langsung pucat, raut mukanya gak keruan, suaranya parau, tangannya gemeteran memegang pointer. “Apa kabar teman-teman?” Suaranya yang parau dan gemetar memecah ruangan yang langsung riuh karena gaya Ita yang ala lenong rumpi.

546Project yang dipresentasikan Ita bertajuk Trio Merah, sebuah project yang dia dedikasikan untuk membantu agar parkiran mobil kantor lebih teratur, dan agar tiga orang office boy (OB) di BMICG bisa naik kelas, punya skill lebih dengan memberikan kursus setir mobil. Secara konten sangat sederhana dan membumi. Tak ada konsep rumit dan istilah-istilah berat yang membingungkan. Singkat, sederhana dan applicable, tak butuh dana besar tapi bisa punya dampak yang nyata buat semua orang.

Tak disangka tak diduga, gaya presentasi Ita yang ala lenongan dan mengocok perut juga berhasil menghipnotis publik pemirsa. “Bayangkan, kalau hanya gara-gara mobil gak bisa keluar, konsultan terlambat ke klien dan kita akhirnya kehilangan billing 50 miliar. Bayangkan 50 miliar, teman-teman!” serunya, masih dengan suaranya yang parau. “Gimana menurut om Joni?” sahutnya lagi, yang langsung membuat gerr semua orang, karena tak ada orang bernama Joni di BMICG. Lidahnya keseleo karena ingin menyapa Om Jojo (MD Imogen) tapi melihatnya ke Om Deny (BMICG Advisor). Jadilah nama om Joni yang keluar. “Pecah” presentasinya dan membuat para juri akhirnya sepakat untuk mendaulatnya sebagai Best of The Best Employee, penerima Yunika Award 2015.

Ita tak pernah belajar bagaimana membuat sebuah presentasi ala Steve Job yang lagi ngetrend. Tak punya jam terbang sekalipun soal presentasi depan publik. Tak ada konsep dan strategi njelimet yang dia mengerti. Dia juga tak pernah bermimpi untuk bisa mengubah dunia dengan projectnya.Tapi dia berusaha keras berlatih berminggu-minggu untuk mengejar skill itu.

Targetnya sederhana, dia hanya ingin membuat flow parkiran lebih lancar agar para konsultan tak terlambat sampai di klien, sekaligus agar teman-temannya para OB Trio Merah punya kesempatan karir yang lebih baik. Seperti halnya dirinya yang juga ingin segera pindah dari meja frontdesk untuk job desk lainnya yang lebih menantang. Semoga.

Advertisements

2 thoughts on “Ketika Rosita dan Trio Merahnya Pecah di Bali

Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: