Mau Kaya? Invest di Saham!

Siapa yang mau jadi orang kaya? Semua ngacung. Nah, mau tau caranya? Tips dari orang kaya : Berinvestasilah di pasar modal. Kalau gak percaya, sebut saja semua orang kaya dunia yang anda kenal, Warren Buffet, Robert Kiyosaki, Donald Trump. Mereka bisa kaya raya tujuh turunan karena membiakkan uangnya di pasar modal.

Sayangnya, masyarakat kita belum paham investasi saham, karena dari kecil dicekoki paham “Menabung Pangkal Kaya” bukan “Investasi Pangkal Kaya”. “Walhasil gak sampai 1% masyarakat Indonesia yang masuk ke pasar modal Indonesia,” kata Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia Nicky Hogan saat membuka acara Moneybrunch5 yang dihelat Janus Financial di Bursa Efek Indonesia, Jakarta (3/10). Padahal, negara China hampir 90% masyarakatnya sudah masuk berinvestasi di pasar modal.

Nicky bilang, jika sudah paham, masyarakat indonesia pasti meyakini kalau investasi adalah suatu kebutuhan. Karena pasar modal menjadi salah satu sarana untuk membiakkan uang yang aman dan dijamin oleh pemerintah. “Jika anda investasi Saham Unilever di tahun 1996 sebanyak 1 lot seharga Rp 11 juta, kalau ditahan hingga tahun ini maka nilainya bisa mencapai Rp 1.5 miyar lho,” jelas Nicky.

Kemas M Rumaiyar, Division Corp Communication BEI menambahkan ilustrasinya. Seorang investor membeli saham Unilever Indonesia (UNVR) pada tahun 1993 senilai total Rp11,8 juta, tahun 2000 nilainya naik jadi Rp 67 juta, tahun 2007 nilainya menjadi mRp 352 juta, dan tahun 2015 ini sudah bernilai Rp2,3 miliar ! Ada lagi yang beli saham Bank Mandiri (BMRI) pada Juli 2003 Rp 337.500, tahun 2015 sudah bernilai Rp5 juta.”Kenaikannya
1.700 persen selama 12 tahun, luar biasa kan! ” kata Kemas.

image

Kemas mengatakan alasan orang gak mau investasi di pasar modal biasanya karena tidak tahu ada instrumen investasi ini, takut karena mahal, gak punya waktu karena harus day trading, takut resiko tinggi atau bahkan gak tahu caranya. “Jangan pernah takut untuk beli saham. Gampang dan aman, punya uang 100 ribu sudah bisa beli saham, tinggal datang ke perusahaan sekuritas. Anda harus berubah dari pembeli produk menjadi pemilik saham perusahaan produk itu,” kata Kemas.

Menimpali Kemas, Daniel Tedja Presdir Phillip Securities Indonesia mengatakan, untuk permulaan agar tidak takut belilah saham yang bagus dari produknya yang anda kenal, misalnya kita kan pakai pasta gigi Pepsodent, ya belilah Unilever. “Selama produknya bagus dan masih laku dan kita sendiri juga pakai kenapa harus takut ?” tegas Daniel.

Cara beli saham juga sekarang mudah, sudah banyak apps jual beli saham, tinggal donwload apps POEMS ID atau buka web http://www.poems.co.id. “Kalau dulu beli saham memang susah, jaman internet of things sekarang beli saham tinggal buka apss,klik klik selesai tinggal pantau fluktuasinya,” kata Daniel.

Nah kalau mau jadi orang kaya, kenapa harus tunggu nanti? Its time to buy, NOW !

Advertisements

One thought on “Mau Kaya? Invest di Saham!

Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: