30, Bordes untuk Berpikir Sejenak

Ibarat bordes di anak tangga. Memasuki usia kepala 3 adalah sampai di bordes itu. Beristirahat sejenak untuk me-review perjalanan kebelakang dan merencanakan bagaimana menapaki anak tangga di depan yang lebih tinggi.

Kalau di kepala 2, enggak ada rasa takut, semua diterjang, salah itu biasa, hidup dinikmati untuk hura hura, kerja itu untuk belajar, work hard play hard, fun, fun and fun!

Memasuki kepala 3, mulai serius melihat hidup. Mikir, Apa hidup gue mau begini aja? Yang belum merit makin galau. Mulai liat sekeliling temen-temen gue udah jadi apa, mulai membandingkan hidup mereka dengan hidup kita. Mulai mikir investasi. Work hard, think hard, invest hard. Play-nya mulai dikurangin, hanya untuk maintain networking. Sadar bahwa drama kehidupan mulai akan lebih keras 10 tahun kedepan.

Saya sekarang sudah melewati 10 anak tangga itu. Di anak tangga ke 41 ini, saya diberkahi Allah kesehatan, rejeki yang cukup, keluarga yang samara, teman kantor yang asik-asik dan bersemangat, sahabat sahabat semasa SMP- SMA yang mulai bernostalgia. Juga, mulai menuai investasi yang saya tanam 10 tahun lalu. Alhamdulillah.

Melihat lagi kebelakang, bersyukur karena melewati satu persatu anak tangga itu dengan selamat. Yang saya pelajari, kita menjadi kuat melewati hidup bukan karena dikelilingi orang-orang kuat, namun justru karena orang-orang lemah di sekitar kita yang selalu mendoakan yang terbaik.

Hari ini, 11 Februari, adik bungsu saya, Mutiara namanya, Guyut panggilan sayangnya, sedang berulang tahun yang ke 30. Kami tak bisa merayakan bersama keluarga besar karena kini dia tinggal di Tokyo, Jepang, bersama dua anaknya yang lucu, Rafan dan Sakura, ikut suaminya yang mendapat beasiswa untuk gelar master di bidang teknologi.

Happy Birthday, Guyut. Semoga selalu dilimpahkan keberkahan dan kemudahan hidup. Selamat menapaki anak tanggamu kedepan. Work hard, think hard, invest hard, pray hard. Jangan lupa berbagi untuk orang-orang lemah di sekitar kita. Peluk cium dari Kakak Tengah.
20160210190839.jpg

Advertisements

2 thoughts on “30, Bordes untuk Berpikir Sejenak

Add yours

    1. itsumo arigato gozaimasu mas yoyo-san, hehe..alhamdulillah..usia 30 anak udah 2 ce-co, bisa ngerasain hidup lebih mandiri&berwarna di jepang, full jadi ibu rumah tangga seperti cita2 dari dulu sambil tetap usaha supaya punya penghasilan sendiri juga 🙂 tapi masih banyak kekurangan insya Allah terus berjuang..ganbare!!:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: