Indonesia di Mata Praktisi PR Dunia

“Have you visited Indonesia?” Tak banyak yang angkat tangan, hanya 5 orang. “Ok thank you for visiting our country, Sir. Now, i will change my question. Have you visited Bali?” Semua hadirin angkat tangan. Saya tersenyum. “I will tell you the fact that Bali is part of Indonesia.”

jojopresent-jpg-large

Pertanyaan tersebut saya lontarkan kepada 20 orang peserta Asia Pasific Regional Meeting Public Relations Organization International (PROI), di Queenstown, New Zealand, awal November lalu. Mereka adalah para Managing Director perusahan konsultan kehumasan (PR) dari berbagai negara se-Asia Pasific anggota dari PROI Worldwide, sebuah kemitraan agensi PR terbesar dan terkemuka di dunia. Berdiri di Eropa sejak 1970, PROI kini beranggotakan 75 mitra agensi komunikasi independen lebih dari 110 kota di lebih dari 50 negara di dunia.

 

Keanggotaan PROI adalah perusahaan bukan perorangan, dan setiap negara masing-masing diwakili hanya satu agensi PR terpilih. PROI memiliki 4 Practice Groups yang merepresentasikan semua sektor industri yaitu Crisis Communications, Financial Communications/Investor Relations, Consumer Communications dan Healthcare Communications.

 

Imogen PR menjadi satu-satunya agensi PR Indonesia yang baru terpilih menjadi partner di jaringan agensi komunikasi sedunia ini, setelah melewati saringan ketat serta fit and proper test selama beberapa bulan.

 

Saat new partners welcoming ceremony, saya didaulat berbicara di podium. Kesempatan ini saya pergunakan sebaik mungkin untuk menjelaskan tentang Indonesia. Karena Bali adalah bagian dari Indonesia saja mereka belum tahu. Bukan salah mereka rasanya, tapi karena mereka tidak terekspos oleh informasi pariwisata yang benar.

jojo_present2-jpg-large

Topik yang saya angkat soal ekonomi dan bisnis di Indonesia, industri PR di Indonesia termasuk profil Imogen PR sebagai partner baru PROI.

Tentang ekonomi Indonesia, saya bercerita tentang bagaimana Indonesia sekarang adalah sumber daya pembangkit ekonomi di kawasan Asia Tenggara dengan posisi 16 besar dalam ekonomi global, anggota dari negara-negara G20 yang prestisius serta termasuk dalam triliun dolar GDP Club. Dengan performa makro ekonominya yang konsisten dan kuat serta mikro ekonomi yang bervariatif, saya meyakini mereka bahwa Indonesia adalah salah satu negara yang tahan terhadap krisis ekonomi global.

 

Ekonomi kita bahkan berkembang pesat diantara Negara G20, posisi kita hanya dibawah China. Bahkan survey Japan Bank for International Cooperation menempatkan Indonesia sebagai The most promising country for overseas business, menggantikan China yang sebelumnya menduduki posisi teratas sejak 2005. Indonesia juga memiliki pasar yang luas dan terus berkembang dengan pertumbungan pasar kelas menengahnya. Slide powerpoint saya selingi juga dengan video pendek tentang Indonesia. Para Global PR leader itu masih manggut-manggut dan tersenyum. Ah senangnya.

Saya juga membuka pandangan mereka bahwa banyak peluang bisnis dan kerjasama yang bisa didapatkan di Indonesia. Sektor yang saat ini menjanjikan adalah infrastruktur dan pariwisata. Ada 25 proyek infrastruktur baru yang sudah ground breaking mulai tahun ini. Kementrian Pariwisata juga baru saja merilis proyek 10 New Bali-Like Destinations. Saya paparkan foto masing-masing destinasi wisata Nusantara itu yang mengundang decak kagum.

GOPR4362.JPG

Selain semua proyek tersebut yang mengundang investor masuk ke Indonesia, pemerintah juga mendorong perusahaan swasta nasional dan BUMN untuk ekspansi ke luar negeri. Wijaya Karya (WIKA) misalnya sedang melakukan ekspansi ke ASEAN, beberapa bank BUMN juga melakukan ekspansi ke Australia dan Taiwan, serta Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) yang ekspansi ke Myanmar dan Kamboja.

 

Mengapa hal ini penting untuk kalangan PR? Karena Presiden Joko Widodo pun mengatakan hal yang sama. Jokowi sangat peduli terhadap upaya bagaimana melalui PR dapat mempromosikan proyek-proyek tersebut. Beberapa waktu lalu Presiden menyatakan bahwa praktisi PR harus membangun keyakinan publik yang dibutuhkan pemerintah dan sektor swasta. “So this is a very good sign and opportunity for PR Industry,” kata saya. Mereka manggut-manggut lagi.

 

PRLeaderAsean.jpg
PR Leaders from Asean : Doy (Filipine), Elaine (Malaysia), Lena (Singapore) and Jojo (Indonesia)

Tentang perkembangan industri PR di Indonesia, saya menceritakan bahwa jurusan Komunikasi khususnya Public Relations kini sudah menjadi jurusan favorit di berbagai Universitas di Indonesia. Juga tentang bagaimana para praktisi PR di tanah air kini bersemangat membuat organisasi. Ada belasan organisasi PR yang eksis di Indonesia, sebut saja Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia (APPRI), ada Perhimpunan Humas Masyarakat (Perhumas), Perhumas Muda, Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas), Ikatan Pranata Humas (IPRAHUMAS), Public Relations Society Indonesia (PRSI), EGA Briefings, Forum Humas BUMN, Himpunan Humas Hotel (H3), APRN, dan sebagainya. Mau ada anggotanya atau enggak, mau aktif atau enggak, bukan soal yang penting eksis. Ini juga membuat decak peserta. Entah kagum atau heran.

 

Sementara tentang kemitraan PROI sendiri, saya menilai kemitraan ini adalah kesempatan bagi praktisi PR Indonesia untuk memenuhi standar internasional, untuk dapat berbagi pengalaman dengan mitra dari berbagai penjuru dunia. Dan tentunya ini peluang besar bagi kita untuk bekerjasama dengan agensi terkemuka dari seluruh dunia. Kemitraan ini juga menjadi penting di era Masyarakat Ekonomi Asia (MEA), karena globalisasi menjadi satu hal yang tak terelakkan dalam ekonomi Indonesia.

 

Saya mengakhiri pidato dengan menyampaikan apresiasi terhadap penerimaan yang hangat dan atas nama Praktisi PR Indonesia saya berterima kasih dan merasa terhormat bisa menjadi bagian dari komunitas PR agensi global. Selain Imogen dari Indonesia, partner PROI yang baru adalah Priority PR dari Malaysia dan ICON PR dari Australia.

 

Kelar presentasi, pas rehat makan siang, beberapa peserta memberikan selamat dan apreasiasi atas presentasi yang menarik. Beberapa tertarik dengan kemungkinan bekerjasama dan tentang 10 New Bali-Like Destinations, yang membuka mata mereka bahwa Indonesia itu begitu indah dan mempesona.

 

proi_asiapasific-jpg-large
PROI Partners from Asia Pasific with Mayor of Queenstown, New Zealand

 

Sesi berikutnya selama dua hari diisi dengan sharing session mengenai Best Practice di negara masing-masing mengenai berbagai studi kasus mulai dari Krisis PR, hingga Digital PR. Satu hal yang menarik mengenai Digital PR adalah semua partisipan meyakini bahwa trend-nya akan bergerak ke arah sana mengikuti generasi millenials. Negara yang maju seperti Asia Timur (Jepang, Korea, China) dan Pasific (Australia, New Zealand) sudah lebih berkreasi dengan Digital PR. Sementara Asia Selatan dan Asia Tenggara yaitu India, Singapore, Malaysia dan Phillipine masih baru bergerak menuju kesana. Hal lain yang menarik adalah Asia Pasific adalah kawasan yang dianggap secara ekonomi cukup kuat terhadap arus krisis dunia dan terus berkembang sehingga akan mendorong industri PR semakin maju. Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki peranan penting di regional Asia Pasific, khususnya ASEAN.

 

Dalam perbincangan di regional meeting tersebut, Inisiator PROI Worldwide, Allard W. van Veen mengungkapkan bahwa sebagian besar klien mereka beroperasi di area antar regional, tidak terkecuali ASEAN. Karena itu Indonesia memegang peran yang sangat penting sebagai negara terbesar ke-8 dengan pasar konsumen yang sangat berkembang. Selain itu, Indonesia memiliki banyak perusahaan baru yang sedang bertumbuh dan memperluas pasar mereka di luar ASEAN, secara regional dan global.

 

“Kami telah mengamati pasar Indonesia selama 4 tahun terakhir ini dan kami telah mengunjungi serta bertemu dengan berbagai firma komunikasi di Indonesia. Kami membutuhkan waktu cukup lama dalam memilih mitra di Indonesia karena kami ingin memastikan untuk dapat bekerjasama dengan mitra yang tepat. Imogen PR memiliki basis yang kuat dalam ranah Public Relations dan Marketing dan paham bahwa komunikasi kini telah berubah kearah digital sebagai alat untuk menjangkau pasar para klien, baik itu konsumen, bisnis atau area lainnya. Kini dengan Imogen kami dapat memenuhi kebutuhan klien kami, terutama yang sedang mengembangkan bisnis mereka secara regional dan global di mana Indonesia adalah pasar yang sangat penting,” kata Allard.

 

cwdw5lkusaauexg-jpg-large
Me with Elaine (Malaysia), Allard (Founder PROI), Kevin (Korea), and Richard (Global Chairman PROI)

 

Richard Tsang, Global Chairman PROI Worldwide, menambahkan masuknya Imogen dari Indonesia ke PROI Worldwide memperkuat jajaran agensi PROI bagi berbagai klien di ASEAN. “Imogen memiliki portofolio yang kuat di bidang consumer and brand marketing public relations dengan rekam jejak yang baik dalam memberikan layanan corporate dan internal communications, public affairs, government relations, media intelligence dan digital public relations bagi berbagai klien dari berbagai industri; perusahaan nasional terkemuka maupun perusahaan blue-chip Fortune 500,” tambah Richard Tsang yang juga Chairman SPRG, Agency PR terbesar di Hongkong,Taiwan dan China.

 

PROI Worldwide sendiri telah memiliki posisi yang kuat di Asia Pasifik, mempekerjakan lebih dari 1.300 staf konsultan dan diantaranya telah bergabung sejumlah agensi terbesar di India, Hongkong, Taiwan, Tiongkok dan Jepang. Selain itu PROI juga memiliki beberapa agensi terkemuka di Australasia, Singapura, Bangladesh, Korea, Vietnam dan Malaysia. dan Kini, Indonesia.

imgproi-2

Oleh : Suharjo Nugroho (Jojo)

Managing Director IMOGEN PR
Indonesian Partner of PR Organization International (PROI)
Kepala Humas Asosiasi Perusahaan PR Indonesia (APPRI)

 

Advertisements

2 thoughts on “Indonesia di Mata Praktisi PR Dunia

Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: